Indonesia adalah negara yang disebut negara agraris.Ini dikarenakan
hampir semua warga Indonesia berkerja sebagai petani. Salah satu contohnya
adalah yang ada di Kecamatan Pujut, Nusa Tenggara Barat. Tercatat perkerjaan
sebagai petani adalah pekerjaan yang mendominasi.
Sedangkan
untuk komoditas unggul yang ada di
Kecamatan Pujut adalah PAJALE (Padi,Jagung dan Kedelai).
Jadi,di
artikel ini,saya akan membahas tentang GIMANASIH PELUANG PERTUMBUHAN PEMBENIHAN DI KECAMATAN PUJUT.,,,
Berdasarkan
data yang ada di UPT KEC.PUJUT,komoditas unggulan Kecamatan Pujut adalah
padi,jagung dan kedelai. Berikut adalah tabel benih padi,jagung dan kedelai di
Kec.Pujut
·
PADI
|
NAMA
BENIH
|
LUAS TANAM (Ha)
|
|
Sambad 09
|
350
|
|
Citubagendit
|
3420
|
|
Cilewung
|
1524
|
|
In pari 31
|
680
|
|
In pari 32
|
690
|
|
In pari 33
|
340
|
|
Lain-lain(ketan,padi hitam)
|
170
|
Sumber: UPT KEC.PUJUT
·
JAGUNG
|
NAMA
BENIH
|
LUAS TANAM (Ha)
|
|
NK 212
|
2163
|
|
BIMA 15
|
66
|
|
BIMA 18
|
871
|
Sumber: UPT KEC.PUJUT
·
KEDELAI
|
NAMA
BENIH
|
LUAS TANAM (Ha)
|
|
Anjarmoro
|
210
|
|
Kepet
|
115
|
Sumber: UPT KEC.PUJUT
Tabel-tabel diatas menunjukkan perumbuhan benih komoditas
unggul di Kecamatan Pujut tahun 2018. Untuk benih subsidi hanya ada di
komoditas padi yakni SAMBAD 09 dan IN PARI 31 . sedangkan benih yang lain di
hasilakan oleh masyarakat sendiri.
“untuk tahun lalu,bantuan benih Cuma cilewung dengan luas
tanam 2100 Ha,dan benih yang ditanam lebih bevariasi tahun ini daripada tahun
kemarin” penjelasan dari Pak Murdani selaku pegawai di UPT Kec.Pujut.
Jadi PELUANG PERTUMBUHAN PEMBENIHAN yang ada di KEC.PUJUT
dipengaruhi oleh pembenihan mandiri yang dilakukan oleh maasyarakat. Ini
dikarenakan karena masyarakat masih sulit menerima hal baru,apalagi itu
mengenai mata pencaharian mereka sehari-hari. Selain itu juga,metoded
penyuluhan yang dilakukan oleh penyuluh yang kurang meyakinkan sehingga
masyarakatpun sulit untuk menerima hal baru.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar